Tanam Perdana PM-AAS di Tanah Bumbu, Dorong Produktivitas serta Kesejahteraan Petani
Tanah Bumbu (brmp-kalsel) ---Komitmen meningkatkan produktivitas padi melalui penerapan teknologi modern terus diperkuat. Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Selatan bersama Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Bumbu melaksanakan tanam perdana padi metode Pertanian Modern–Advanced Agriculture System (PM-AAS) pada Kelompok Tani Aula Gading di Desa Salimuran, Kecamatan Kusan Tengah, Kabupaten Tanah Bumbu, Selasa (14/7).
Usai tanam perdana, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi penerapan metode PM-AAS yang dihadiri lebih dari 50 peserta, terdiri atas petani, penyuluh pertanian, mahasiswa KKN dari Universitas Lambung Mangkurat dan jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Bumbu. Sosialisasi bertujuan meningkatkan pemahaman petani terhadap penerapan teknologi budidaya padi yang lebih efisien dan berorientasi pada peningkatan hasil panen.
Mewakili Kepala BRMP Kalimantan Selatan, Sholih Nugroho Hadi, Ph.D, mengapresiasi petani Desa Salimuran yang telah menerapkan sebagian prinsip PM-AAS salah satunya dengan sistem tanam benih langsung (Tabela) untuk meningkatkan efisiensi biaya dan waktu. Menurutnya, produktivitas yang telah mencapai 7–8 ton per hektare menunjukkan potensi besar untuk terus ditingkatkan.
"Kami sangat gembira karena petani di lokasi ini sudah menerapkan prinsip-prinsip PM-AAS, khususnya melalui sistem tabela. Hasil yang dicapai sudah sangat baik, namun masih dapat ditingkatkan melalui penerapan teknologi secara lebih optimal, seperti penyesuaian dosis pemupukan sesuai rekomendasi PM-AAS, serta budidaya yang lebih presisi," ujar Sholih.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Tanah Bumbu, Ari Herlianto, S.T., yang menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terhadap implementasi PM-AAS. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, BRMP Kalimantan Selatan, penyuluh, dan petani menjadi kunci keberhasilan modernisasi pertanian di daerah.
"Kami siap mendukung penerapan PM-AAS di Kabupaten Tanah Bumbu. Harapannya, teknologi ini mampu meningkatkan produktivitas padi, menekan biaya usaha tani, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan petani," ungkap Ari Herlianto.
Melalui kegiatan ini, BRMP Kalimantan Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap adopsi teknologi PM-AAS semakin luas sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.